Home > Blog > Liburan ke Kota Batu: Nikmati Udara Sejuk & Pesona Alam

Liburan ke Kota Batu: Nikmati Udara Sejuk & Pesona Alam


Bayangkan udara dingin yang menempel di kulit, kabut tipis di pagi hari, dan pemandangan pegunungan hijau sejauh mata memandang. Itulah suasana khas Kota Batu, destinasi wisata populer di Jawa Timur yang sering dijuluki “Swiss Kecil di Pulau Jawa.”

Kota ini dikenal karena udara sejuknya, keindahan alamnya, serta beragam tempat wisata yang cocok untuk semua kalangan — mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Liburan ke Batu bukan hanya tentang hiburan, tapi juga tentang menemukan ketenangan di tengah alam yang masih asri.

Hari Pertama: Menyambut Batu dengan Semangat Petualangan

Perjalanan saya dimulai dari Surabaya, memakan waktu sekitar dua setengah jam dengan mobil pribadi. Begitu memasuki kawasan Batu, udara segar langsung menyapa. Villa tempat kami menginap menghadap ke bukit — pemandangan pagi di sana sungguh menenangkan.

Destinasi pertama kami adalah Jatim Park 2, yang terkenal dengan kombinasi kebun binatang modern dan wahana edukatif. Di Batu Secret Zoo, pengunjung bisa melihat berbagai hewan dari dekat, bahkan memberi makan rusa atau burung. Lalu di Museum Satwa, kami seolah diajak berkeliling dunia lewat replika satwa dan fosil-fosil raksasa.

Sore hari, kami menuju Alun-Alun Kota Batu, tempat nongkrong paling ikonik di kota ini. Ada bianglala besar, kuliner khas seperti ketan susu dan bakso bakar, serta suasana ramai yang penuh tawa. Duduk sambil menikmati susu murni hangat di bawah langit senja, saya merasa benar-benar berada di kota yang damai.

Hari Kedua: Warna-warni Alam di Batu Flower Garden dan Coban Rais

Hari kedua kami mulai dengan menuju Batu Flower Garden, salah satu tempat wisata di Batu yang paling Instagramable. Hamparan bunga warna-warni, udara pegunungan yang sejuk, dan spot foto seperti sepeda gantung dan sayap kupu-kupu raksasa membuat siapa pun betah berlama-lama di sana.

Setelah puas berfoto, kami melanjutkan ke Air Terjun Coban Rais. Jalurnya sedikit menantang, tapi suara gemericik air dan hijaunya pepohonan membuat semua lelah terbayar. Airnya jernih dan dingin, cocok untuk kamu yang ingin healing sambil menikmati keindahan alam.

Hari Ketiga: Menjelajahi Dunia di Museum Angkut dan Belajar di Eco Green Park

Hari ketiga kami habiskan di Museum Angkut, salah satu destinasi paling unik di Indonesia. Museum ini menampilkan koleksi kendaraan dari seluruh dunia, lengkap dengan zona tematik seperti Hollywood, Eropa, dan Indonesia tempo dulu. Setiap sudutnya bisa jadi spot foto keren, apalagi dengan pencahayaan dan dekorasi yang dibuat detail.

Lalu kami lanjut ke Eco Green Park, taman edukasi yang mengajarkan pentingnya menjaga lingkungan. Ada rumah terbalik, wahana sepeda air, dan area edukasi tentang energi terbarukan. Seru, interaktif, dan cocok banget untuk wisata keluarga.

Hari Keempat: Menutup Liburan dengan Damai di Selecta dan Batu Sky Park

Hari terakhir, kami bersantai di Taman Rekreasi Selecta, taman bunga legendaris yang sudah berdiri sejak zaman Belanda. Warna-warni bunga, kolam air sejuk, dan suasana klasiknya membuat hati tenang. Cocok untuk keluarga atau pasangan yang ingin menikmati pagi santai di udara pegunungan.

Sore menjelang malam, kami menutup liburan di Batu Sky Park, tempat paling pas untuk melihat keindahan kota dari ketinggian. Dari sky bridge, pemandangan matahari tenggelam di balik gunung benar-benar menakjubkan. Rasanya seperti menutup perjalanan dengan lukisan alam yang hidup.

Kesimpulan: Batu, Kota yang Membekas di Hati

Empat hari di Kota Batu terasa begitu cepat berlalu. Dari taman bunga, air terjun, museum unik, hingga kuliner khas, semuanya meninggalkan kesan mendalam. Batu bukan hanya tempat wisata — ia adalah tempat untuk menenangkan diri, menambah wawasan, dan menikmati keindahan alam yang sesungguhnya.

Kalau kamu sedang mencari destinasi liburan yang sejuk, ramah keluarga, dan penuh petualangan, Kota Batu adalah jawabannya.
Siapkan jaket hangatmu, pesan tiket wisatamu, dan bersiaplah jatuh cinta pada “Swiss Kecil di Pulau Jawa.”

Lainnya